Sistem Automasi Proses Produksi Minuman Dengan Sistem SCADA Menggunakan PLC

Felix Pasila, Stephanus A. Ananda, Nelson Kusuma Rahardja


Industries need production processes that can be operated continually from one process to another without a lot of human energy resources. The solution of the problem is using an automation system which can be worked and operated from one central operator. SCADA with PLC can be used in many industrial processes because it can answer all the problems in controlling industrial application automatically.

This paper describe how to make a design of simulation plant for beverages production process. The plant will use : pumps, mixer, valves, and heater. This plant will be operated by PLC Omron C-200 HS which is connected to SCADA Intouch, Wonderware Production. The comunication between PLC Omron and SCADA Intouch use Host Link RS 232c with I/O Servers program.

The result from the simulation plant design for the minimum power shaft pump is 6.788 Watt. The mixer need a motor with speed 114 rpm. And the heater need 1000 Watt at 01:44:21.64. While the minimum valve design is needed to hold the fluids pressure until 106,4096 KPa.

Abstract in Bahasa Indonesia :

Dunia industri membutuhkan suatu proses produksi yang dapat dioperasikan secara berurutan dari proses yang satu ke proses yang lain tanpa harus memakai tenaga manusia yang banyak. Untuk masalah itu, dibutuhkan sistem automasi yang dapat dijalankan dan dioperasikan dari satu pusat. SCADA dengan menggunakan PLC banyak dipakai dalam proses industri karena mampu menjawab semua masalah dalam mengontrol aplikasi industri secara otomatis.

Paper ini menjelaskan bagaimana membuat simulasi plan dari proses produksi minuman beserta dengan desainnya. Plan yang akan digunakan meliputi : pompa, mixer, valve, dan heater. Plan tersebut akan dioperasikan menggunakan PLC Omron C-200 HS yang akan disambungan ke SCADA Intouch, buatan Wonderware. . Komunikasi antara PLC Omron dengan SCADA Intouch dilakukan dengan menggunakan Host Link RS232c dengan program I/O Servers.

Hasil dari desain simulasi plan didapatkan daya poros pompa minimal sebesar 6,788 Watt. Untuk mixer dibutuhkan motor dengan kecepatan 114 rpm. Juga dibutuhkan waktu 01:44:21.64 dengan daya heater 1000 Watt. Sedangkan untuk desain valve minimal dibutuhkan valve yang mampu menahan tekanan fluida sampai 106,4096 KPa.

Kata kunci : SCADA Intouch, Omron C-200HS, proses produksi minuman.


SCADA Intouch, Omron C-200Hs, beverages production process.

Full Text:



The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Jurnal Teknik Elektro, ISSN: 1411-870X


shopify traffic stats
View My Stats