Mesin Pemotong Foil Otomatis

Laurensius Nurhadi Wonokusumo




Abstract


Di dunia percetakan, pemotongan aluminium foil dilakukan dengan cara manual. Pertama-tama, aluminium foil akan diberi tanda potong sesuai dengan keinginan pembeli. Kemudian, operator harus menggerakkan tuas pisau untuk memotong aluminium foil. Mesin pemotong foil otomatis dibuat agar dapat membantu proses pengukuran, serta pemotongan tersebut.

Pada mesin pemotong foil, terdapat rotary encoder untuk dapat mengukur jarak. Fungsi dari rotary encoder adalah menrubah rotasi menjadi jarak. Saat rotary encoder yang berlubang dipasang dengan optocoupler, maka akan timbul pulsa yang dapat dihitung melalui controller arduino. Dengan adanya pulsa tersebut, maka jarak potong dapat dihitung secara otomatis.

Untuk dapat melakukan pemotongan, operator akan memasukkan panjang foil, panjang potong, dan banyak potong melalui keypad 4x4. Setelah data tersebut dimasukkan, maka arduino akan secara otomatis memulai pemotongan dengan cara memberikan perintah kepada masing-masing motor. Dari hasil percobaan, rotary encoder dengan tingkat ketelitian 20 PPR, yang dijalankan secara on/off, dapat mencapai jarak 0,205 mm/pulsa dengan tingkat eror berkisar antara 5-7%.


Keywords


Arduino, aluminium foil, motor DC reducer, rotary encoder

Full Text: PDF

The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Jurnal Teknik Elektro, ISSN: 1411-870X

 

shopify traffic stats
View My Stats




Copyright © Research Center Web-Dev Team